Twitter akan patuhi sanksi Uni Eropa terhadap media pemerintah Rusia

‘Sanksi Uni Eropa kemungkinan akan secara hukum mengharuskan kami untuk menahan konten tertentu di negara-negara anggota UE,’ kata juru bicara Twitter

Twitter akan mematuhi sanksi Uni Eropa terhadap media yang berafiliasi dengan negara Rusia RT dan Sputnik ketika perintah UE mulai berlaku, kata jejaring sosial itu pada Selasa, 1 Maret.

“Sanksi Uni Eropa (UE) kemungkinan akan secara hukum mengharuskan kami untuk menahan konten tertentu di negara-negara anggota UE,” kata juru bicara Twitter dalam sebuah pernyataan e-mail kepada Reuters.

“Kami bermaksud untuk mematuhi perintah ketika mulai berlaku.”

Di luar UE, Twitter mengatakan akan terus fokus pada pengurangan visibilitas konten dari outlet-outlet ini serta pelabelannya.

Pemilik Fb Meta, Google Alphabet Inc, YouTube, dan TikTok mengatakan mereka memblokir akses ke RT dan Sputnik di UE. Pada hari Selasa, Meta mengatakan secara international menurunkan posting dari media pemerintah Rusia. – Ilmupendidik.com

See also  Fb menghapus jaringan disinformasi lingkungan Brasil yang terkait dengan militer